Sebuah Oase

Featured

Ditengah carut marutnya situasi pasca badai krisis ekonomi yang berimbas pada krisis multidimensi tiba tiba kondisi bangsa ini menjadi sangat memprihatinkan. Sebagai anak bangsa yang meyakini akan adanya Sang Khalik, tidak sepatutnya membiarkan hal ini terus terjadi. Maka dengan teriakan lantang, seorang Ary Ginanjar mengukuhkan Visi Indonesia Emas 2020. Satu Visi yang menggetarkan hati nurani. Satu kesadaran kita. Dan tiba tiba visi ini menjadi mimpi semua orang. Menginspirasi setiap insane di negeri ini.
Untuk mendukung terwujudnya visi ini, beberapa Alumni ESQ berkumpul dan mendirikan lembaga, dengan moment pertama pemberian bantuan kepada korban bencana Tsunami Aceh.
Ternyata aktivitas lembaga ini terus bergerak mendapat sambutan hangat dari tiap Alumni ESQ penuh semangat. Maka dalam pejalanannya lembaga ini resmi menjadi lembaga kemanusiaan ESQ. Selain menggali donasi lainnya lembaga ini secara resmi juga menampung dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh, hal ini dilakukan berdasarkan SK BAZNAS No. 05 Tahun 2006.

Rambah 10 Desa Layanan Kesehatan Gratis Mobil Sehat PGN

BAKSOS : Foto bersama Kades, aparat dam dari PGN Sidoarjo usai Baksos di Balai Desa Balongbendo Krian Sidoarjo

Terasa semakin luas jangkauan dan manfaat yang diberikan dari layanan kesehatan gratis yang diberikan PGN dalam program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) bekerjasama dengan LK ESQ Jatim.  Dalam kurun waktu 3 bulan ini layanan pengobatan gratis sudah menjangkau 10 desa yang masuk area PGN Pasuruan dan PGN Sidoarjo.

dr. Supeni saat menyampaikan sambutan di acara Baksos Mobil Sehat PGN Desa Keboharan

Dalam setiap aksinya LK ESQ Jatim dibantu tim medis dari RS. Al-Irsyad Surabaya, sudah melaksanakan program ini selama 3 bulan yang dimulai dari bulan Desember dan sudah menjangkau sebanyak 10 desa. Adapun data penerima manfaat Mobil Sehat PGN ini sebagai berikut :

No

Nama Desa

Wilayah PGN Area

Pelaksanaan Kegiatan

Jumlah Warga/ Pasien

1. Wonokoyo Pasuruan

11/12/2014

87

2. Gununggangsir Pasuruan

16/12/2014

133

3. Balongbendo Sidoarjo

24/12/2014

155

4. Randupitu Pasuruan

15/01/2015

151

5. Sumbersuko Pasuruan

20/01/2015

183

6. Keboharan Pasuruan

29/01/2015

178

7. Banjartanggul Sidoarjo

5/02/2015

228

8. Betro Sidoarjo

10/01/2015

162

9. Cangkring Malang Pasuruan

17/02/2015

183

10. Raci Pasuruan

26/02/2015

173

Desa-desa penerima manfaat layanan kesehatan gtatis ini memberikan pelayanan ke warga sebanyak 1633 warga yang terbagi dari 10 dusun di wilayah Pasuruan dan Sidoarjo.

di Liponsos Arzeti Bagikan Obat-obatan dan Kreolin

BANTUAN : Arzeti saat Menyampaikan Secara Simbolis Bantuan LK ke Liponsos yang diterima bu Sri Supatmi (Kepala Liponsos)

Membuang kesan jorok, kumuh dan kotor di lingkungan pondok sosial (LIPONSOS). Penampungan bagi para gelandangan, pengemis, maupun penghuni psikotik gangguan kejiwaan yang disediakan oleh pemerintah kota Surabaya. LK ESQ Jatim bersama Arzeti meninjau secara langsung pada Jum’at (27/2/2015) sekaligus memberikan bantuan berupa obat-obatan, pembersih lantai “kreolin” dan roti/kue untuk para penghuni liponsos di kawasan Keputih tersebut.

Pemberian bantuan diterima secara langsung oleh Sri Supatmi (Ketua Liponsos) di kawasan Keputih Tegal Surabaya. Kegiatan baksos ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan warga penghuni liponsos yang dari tahun ketahun semakin bertambah penghuninya tentu harus diikuti oleh mutu kualitas pelayanan yang dibutuhkan oleh penampungan ini, termasuk sarana dan prasarana pendukungnya.

Arzeti dan rombongan meninjau beberapa barak penampungan dan berkomunikasi dengan para penghuninya, misalnya barak penghuni psikotik laki-laki, psikotik perempuan, waria, gelandangan dan pengemis. Liponsos ini dihuni kurang lebih 1500 warga dari berbagai daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di akhir acara mantan artis, presenter dan foto model terkenal ini meninjau Dapur umum tempat memasak keperluan makanan warga penghuninya, tak lupa Arzeti memberikan contoh mengiris sayuran kubis yang baik dan benar kepada juru masak. (Choir)

Duta Kemanusiaan Arzeti Sampaikan Bantuan LK ESQ Jatim 24 Juta Untuk YPAC

BANTUAN : Arzeti saat menyampaikan secara simbolis bantuan LK ke dr. Faik (Waka YPAC)

Mengawali padatnya rangakaian acara sebagai Duta LK ESQ Jatim, hari itu Jum’at (27/2/2015) Arzeti Bilbina mendatangi YPAC untuk memberikan bantuan sebesar 24 juta sebagai wujud kepedulian kepada para penderita cacat, baik fisik maupun mental. Bantuan sebesar 24 juta diserahkan Arzeti kepada Ketua Umum YPAC yang dalam hal ini diwakili oleh dr. Faiq (Wakil Ketua) dihadapan pengurus dan Pembina YPAC yang lain.

Melihat kondisi anak-anak penderita cacat, Arzeti merasa terharu dan mengapresiasi kinerja para pengurus yang dengan suka rela mau meluangkan waktu, tenaga dan pikiranya untuk memikirkan anak-anak (baca : YPAC).

Sebagai wakil rakyat di komisi 8 yang membidani masalah Kesejahteran Rakyat berkaitan dengan Sosial, Keagamaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penanggulangan bencana mengharapkan keberadaanya di Surabaya dimanfaatkan semaksimal mungkin 24 jam oleh masyarakat dan warga disini. Ujarnya.

AKRAB : Arzeti dan Ketua LK ESQ Jatim bersama anak-anak penderita cacat

Dr. Faiq dalam sambutanya menyampaikan rasa terimakasih kepada para donator khususnya LK ESQ Jatim yang secara kontinyu membantu operasional Yayasan ini, disamping juga kepada Pemerintah dalam hal ini anggota DPR di komisi 8 mau memperjuangkan anggaran yang pantas dan layak agar kelangsungan kerja dan operasional yayasan ini bisa terus eksis. Tuturnya. Arzeti pun mengamini bahwa beliau akan membantu dan mengusulkan kepada dewan.

Dalam kesempatan tersebut rombongan diajak berkeliling oleh jajaran pengurus YPAC untuk meninjau secara langsung ruang kelas, sarana dan prasarana sekolah termasuk ruang terapi bagi penderita Cerebral Palsy yaitu ruang untuk anak yang mengalami gangguan kerusakan atau kelainan otak yang disebabkan oleh gangguan gerak pusat syaraf hingga menyebabkan ototnya lemah, menyebabkan gerakan tak terkendali disertai dengan gangguan perilaku, perasaan, kognisi, komunikasi dan kelainan otot sekunder, bisa juga disertai epilepsi. (Choir)