Sebuah Oase

Featured

Ditengah carut marutnya situasi pasca badai krisis ekonomi yang berimbas pada krisis multidimensi tiba tiba kondisi bangsa ini menjadi sangat memprihatinkan. Sebagai anak bangsa yang meyakini akan adanya Sang Khalik, tidak sepatutnya membiarkan hal ini terus terjadi. Maka dengan teriakan lantang, seorang Ary Ginanjar mengukuhkan Visi Indonesia Emas 2020. Satu Visi yang menggetarkan hati nurani. Satu kesadaran kita. Dan tiba tiba visi ini menjadi mimpi semua orang. Menginspirasi setiap insane di negeri ini.
Untuk mendukung terwujudnya visi ini, beberapa Alumni ESQ berkumpul dan mendirikan lembaga, dengan moment pertama pemberian bantuan kepada korban bencana Tsunami Aceh.
Ternyata aktivitas lembaga ini terus bergerak mendapat sambutan hangat dari tiap Alumni ESQ penuh semangat. Maka dalam pejalanannya lembaga ini resmi menjadi lembaga kemanusiaan ESQ. Selain menggali donasi lainnya lembaga ini secara resmi juga menampung dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh, hal ini dilakukan berdasarkan SK BAZNAS No. 05 Tahun 2006.

Raker, LK ESQ Jatim Bahas Pentingnya Efisiensi dan Sasaran Mutu

LK ESQ Jatim

Di penghujung bulan April 2013, Lembaga Kemanusiaan (LK) ESQ Jatim menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker). Kegiatan yang dilaksanakan sehari tersebut mengagendakan evaluasi program kerja dan realisasi anggaran 2012, serta menyusun rancangan program kerja dan anggaran 2013.

Hadir pada kegiatan tersebut, Dewan Penasehat HR.Djoko Soemadijo, Ketua LK ESQ Jatim Hj.Iswachyu Dhaniarti, DS, ST, Sekretaris Yudha Setyawan, ST,  Manager, Kepala Bidang dan seluruh karyawan LK ESQ Jatim. Kegiatan ini mengambil tempat di Gedung C lantai 2 Universitas Narotama Surabaya.

Dalam paparannya, Iswachyu mengajak jajaran LK ESQ Jatim untuk terus lebih meningkatkan kinerjanya, meski diakui beliau trend perkembangan perolehan donasi menunjukan grafik yang terus meningkat. HR.Djoko dan Iswachyu mengharapkan kedepan LK ESQ Jatim harus lebih baik lagi dengan berorientasi pada sasaran mutu yang jelas.

Masih menurut beliau bahwa tugas dari LK ESQ Jatim ini masih sederhana, yaitu bagaimana memperoleh donasi, mengelola dan menyalurkanya, tidak saja pekerjaan ini sangat mulia tapi juga semestinya mendatangkan kepuasan  bathin bagi pelakunya. Sebagai rahmatalil’alamin dalam menebar manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat umum. (Choir).

Jaga Integritas, Tim LK ESQ Jatim Sumpah Jabatan

LK ESQ Jatim Suasana pelantikan.

Perjalanan Lembaga Kemanusiaan ESQ Jawa Timur sudah menyentuh sampai kantong-kantong masyarakat. Banyak harapan yang ingin dicapai. Salah satunya menjadi lembaga yang memiliki visi dan misi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mengingat lembaga berbasis sosial ini didirikan untuk kepentingan kemanusiaan tanpa memandang bulu.

Untuk mewujudkan lembaga yang demikian sempurna, diperlukan tim yang solid dan kredibel, dan SDM yang mumpuni dalam mengemban amanah. Setelah beberapa kader yang telah mengabdi meneruskan perjuangan ditempat lain, kini formasi tim lembaga kemanusiaan ESQ berubah seiring meningkatnya profesionalitas yang memang seharusnya ada.

Bertempat di lantai dua masjid Baiturrachmah Universitas Narotama, Ketua Lembaga ESQ Jawa Timur, Hj. Rr. Iswachju  Daniarti, DS,ST melantik formasi kepengurusan lembaga kemanusiaan ESQ yang baru. Tidak banyak yang berubaha sebenarnya. Namun ketua lembaga membaca potensi-potensi yang unggul untuk menjadi leader dan sanggup mengemban amanah yang mudah dijalankan, berat timbangan amalnya, tetapi dengan tanggung jawab sangat berat di dunia-akhirat.

Ketua LK ESQ Jawa Timur berpesan dalam sambutannya, agar formasi yang baru mampu mengabdi dengan loyalitas yang tinggi. Bahwa tempat pengabdian di LK ESQ ini adalah ladang amal. Sehingga bukan duniawi yang dipikirkan, tapi lebih fokus pada tujuan akhirat yang didapat.

Harapan adanya program-program yang inovatif dan kreatif. Tidak lain agar apa yang menjadi program dapat terlaksana dengan lebih baik.

Setelah itu dilakukan sumpah jabatan oleh Pejabat dari Kantor Departemen Agama Jawa Timur yang disaksikan oleh penasehat, serta beberapa elemen pengurus ESQ lainya, para hadirin memberikan selamat sekaligus kepercayaan penuh agar formasi yang baru memiliki spirit yang baru memajukan LK ESQ lebih baik.

Formasi tim LK ESQ Jatim yang baru :

Pembina                                  : DR. (HC) Ary Ginanjar Agustian

Penasehat                               : HR. Djoko Soemadijo

Najib Abdurrauf Bahasuan

Ketua                                       : Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti, DS, ST

Sekretaris                                : Yudha Setyawan, ST

Choirul Huda, S.Ag                  : Manager merangkap KA.Dep.Operasional

Septian Berliana,S.Pt              : KA.Dep.Keu

Khusnul Khotimah, SH             : Staff Operasional

Gigih Eko, SH                           : Staf Operasional

Aqibussyifa’, AMd                   : Fundrising

Triwahyuni                              : Telemarketing

Bambang Hariyanto                : Petugas Luar

Irwan Afriyanto                       : Petugas luar

Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik. Bahwa amanah ini mudah dijalankan, berat timbangan amalnya, tetapi tanggungjawabnya sangat berat di akhirat harus menjadi pemicu agar selalu bekerja dengan profesionalitas tinggi. Selamat. (Why)

LK ESQ Jatim Distribusikan Bantuan ke Korban Banjir Sampang

 

LK ESQ Jatim
Bantuan banjir Sampang diterima Bupati Sampang, Ach.Fannan (tengah) bersama Ketua Lembaga Kemanusiaan ESQ Jawa Timur, Iswachyu Dhaniarti di Pendopo Kab.Sampang

Jarum jam masih menunjukan pukul 05.30, tapi kesibukan dan persiapan keberangkatan rombongan sudah sangat terasa. Pagi itu, Ketua Lembaga Kemanusiaan ESQ Jawa Timur, Iswachyu Dhaniarti mengkordinir dan memimpin langsung misi bantuan kemanusiaan ke Sampang.

Tepat jam 06.00, Kamis (11/4/2013) rombongan misi bantuan kemanusiaan LK ESQ Jatim bergerak menuju lokasi bencana. Rombongan diterima langsung Bupati Sampang Ach.Fannan di Pendopo Kabupaten didampingi dr. Firman (Ka.Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang), Imam Sanusi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), ajudan bupati dan beberapa jajaranya.

Sebagaimana diceritakan Fannan bahwa banjir yang menimpa Kabupaten Sampang Madura, terjadi akibat luapan Sungai Kemuning dimulai pada Senin (8/4/2013), mengakibatkan banjir kiriman dari wilayah utara Kabupaten Sampang, yakni Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Kedungdung, melumpuhkan beberapa pelayanan umum.

Tiga tempat yang menjadi sasaran utama genangan air yakni Kelurahan Dalpenang, Kelurahan Gunung Sekar dan Kelurahan Pasean, Kecamatan Kota Sampang.

Dengan logat Madura yang kental Fannan menuturkan bahwa masyarakat Sampang tidak percaya ketika info banjir ini datang, padahal informasi ini langsung datang dari ajudan Bupati, masak Bupati bohong, begitu guraunya.

Luapan kali kemuning ini sudah kesekian kalinya. Warga sudah terbiasa mengalaminya. Walaupun di dalam lingkungan kota Sampang tidak terjadi hujan deras namun ketika di bagian utara kota Sampang hujan deras, dipastikan banjir akan mengepung Kota Sampang. Begitu ujarnya.

Sebelum melepas rombongan ke lokasi bencana, Fannan berharap Pemerintah pusat turut memperhatikan dan memikirkan solusi terbaik bagi banjir Sampang ini. Turut mendampingi tim Misi Bantuan, Firman dan Azis (Kordinator Kecamatan) menyusuri beberapa rumah warga yang terkena bencana di Kelurahan Pasean.

Bantuan LK ESQ Jatim yang berupa sembako seperti beras, mie instan, kornet, makanan siap saji “labbaik chicken”, air mineral, obat-obatan disalurkan di sepanjang perumahan warga desa Pasean, dan beberapa Sekolahan.

Keadaan dibeberapa tempat saat itu air sudah surut, namun puing-puing dan tanah yang masih becek dan gembur menyulitkan rombongan menyusuri daerah tersebut, mobil pun berjalan sangat lambat dan merayap dari satu desa ke desa yang lain.

(Choir)