Sebuah Oase

Featured

Ditengah carut marutnya situasi pasca badai krisis ekonomi yang berimbas pada krisis multidimensi tiba tiba kondisi bangsa ini menjadi sangat memprihatinkan. Sebagai anak bangsa yang meyakini akan adanya Sang Khalik, tidak sepatutnya membiarkan hal ini terus terjadi. Maka dengan teriakan lantang, seorang Ary Ginanjar mengukuhkan Visi Indonesia Emas 2020. Satu Visi yang menggetarkan hati nurani. Satu kesadaran kita. Dan tiba tiba visi ini menjadi mimpi semua orang. Menginspirasi setiap insane di negeri ini.
Untuk mendukung terwujudnya visi ini, beberapa Alumni ESQ berkumpul dan mendirikan lembaga, dengan moment pertama pemberian bantuan kepada korban bencana Tsunami Aceh.
Ternyata aktivitas lembaga ini terus bergerak mendapat sambutan hangat dari tiap Alumni ESQ penuh semangat. Maka dalam pejalanannya lembaga ini resmi menjadi lembaga kemanusiaan ESQ. Selain menggali donasi lainnya lembaga ini secara resmi juga menampung dan menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh, hal ini dilakukan berdasarkan SK BAZNAS No. 05 Tahun 2006.

Kucurkan Donasi 60 Juta untuk Hemodialisa RS.Al-Irsyad

Donasi untuk pasien hemodialisa kembali disalurkan LK ESQ Jatim, pemberian secara symbolis diberikan secara langsung oleh Duta Lembaga Kemanusiaan ESQ Jatim Arzeti Bilbina didamping Bunda Yayuk, (Ketua), Yudha Setiawan (Sekum) dan Huda (Manager) kepada Direktur Utama RS. Al-Irsyad Surabaya Ahmad Bakarman atau yang biasa dipanggil dr.AB.

Donasi untuk hemodialisa diberikan pada Sabtu (4/4/2015) bertempat di lt. 4 ruang pertemuan sedang pemberian bingkisan diserahkan secara langsung kepada pasien yang saat itu sedang berobat/terapi pencucian darah di ruang hemodialisa lt. 4 juga.

Bakarman menyampaikan bahwa saat ini telah memiliki 17 alat/mesin cuci darah untuk penderita gagal ginjal atau istilah medisnya hemodialisa dan sedang menangani sejumlah 73 pasien. Dalam sebulan bisa dilakukan 500-600 tindakan, ujar Bapak berkacamata ini.

Mengklaim sebagai Rumah Sakit Islam pertama dan tertua di Jatim, Dengan Motto layananku adalah ibadahku, maka RUMAH SAKIT AL-IRSYAD selalu berusaha mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan secara profesional dan islami, mengutamakan kecepatan dan ketepatan pelayanan, selalu siap dan sigap membantu dengan keramahan.

Realitas diatas sejalan testimoni/pengakuan pasien yang dijumpai awak media dilantai 4 ruang Anak Zaal, seorang Ibu menuturkan bahwa setiap berobat untuk anak-anaknya selalu di rumah sakit ini karena pelayanan yang ramah dan cepat, tutur ibu asli Mojokerto ini. Sementara di ruang hemodialisa pasien juga menuturkan bahwa pertama masuk Rumah Sakit tidak pernah pihak Rumah Sakit menanyakan soal biaya berobat, tetapi segera langsung melayani dengan baik. Begitu tutur ibu yang secara rutin cuci darah di Rumah Sakit kawasan wisata religi Sunan Ampel ini. Dibeberapa perjalanan Artis dan foto model yang pernah ngetop di zamanya ini beberapa kali diajak foto bersama para pengagumnya  Menutup rangkaian acara sosial hari itu, Arzeti bersama rombongan singgah di “Labbaik Chicken” usaha Kuliner yang konon ditakuti akan menggeser dominasi Chicken “Paman Syam” yang terkenal ini. (Choir).

Kado Bingkisan LK ESQ Jatim di HUT YPAC 59

Memperingati Ulang tahun ke 59 YPAC Surabaya kemarin (14/3/2015) berlangsung meriah. Sebagai suatu Lembaga Sosial yang menangani Penyandang Cacat Tubuh/Ketunaan atau yang sekarang lebih dikenal dengan “Anak berkebutuhan khusus” (Educational for Children with special Needs).  Puluhan anak penyandang cacat dengan didampingi orang tuanya memenuhi Aula Jati Asih YPAC Semolowaru.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau akrab di panggil bu Risma ini menyempatkan hadir pagi itu bersama rombongan, termasuk hadir pula Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM, Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Dra.Eko Prasetyaningsih,M.Pd,  Ketua LK ESQ Jatim Hj.Rr.Iswachyu Dhaniarti, DS, ST, M.HP, Rotary Club, dan lain-lain.

“Anak-anak berkebutuhan khusus itu sama saja dengan anak normal. Sama-sama diciptakan Tuhan dengan keterbatasan, “ujar Risma. Dia juga menegaskan bahwa anak berkebutuhan khusus punya kecerdasan yang sama dengan anak-anak lainnya. Hanya, untuk meraihnya, dibutuhkan usaha ekstra dan ketelatenan.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) saat sesi potong tumpeng

Walikota juga menambahkan bahwa kesempurnaan atau ketidaksempurnaan itu bukanya diukur dari fisik maupun psichis karena Tuhan memiliki rahasia sendiri dan nyatanya mereka juga memiliki keistimewaan, kitalah yang kadang tidak mampu memahami hal tersebut dalam proporsi eksistensi yang benar tentang mereka, ujar Ibu yang juga memiliki 38 anak asuh tersebut.

Setelah sambutan walikota puncak acara potong tumpengpun dimulai. Sebanyak 12 anak berkursi roda menampilkan drama singkat berjudul Aku Bukan Ranting Kering. Drama tersebut diiringi lagu-lagu dolanan yang dinyanyikan para guru sekolah luar biasa (SLB) Kejutan dimulai setelah drama.  Evita Sugiarto membawakan puisi gubahannya sendiri. Lalu acara dilanjutkan dengan lagu Laskar Pelangi yang dinyanyikan Annisa Syakinah bersama teman temanya. Soundtrack film tersebut juga diikuti gerakan tangan yang dipandu seorang guru dari pinggir panggung.

Bunda Yayuk saat menyerahkan bingkisan untuk Pengasuh/pengajar YPAC

Suasana ceria berganti haru ketika Olivia Karis Kusuma dan Nuriski Nurilawati membawakan lagu Lilin-Lilin Kecil yang pernah dinyanyikan almarhum Chrisye. Lagu Because of You milik Lulusan American Idol Kelly Clarkson juga ditampilkan. Tembang itu dinyanyikan secara apik oleh Huriyah Dhawy Febrianti, pemenang pertama lomba menyanyi khusus SLB tingkat nasional tahun lalu. Tertarik dengan suara emasnya bunda Yayuk pun menghampiri Huriyah, torehan lagu mana telah banyak membuat penonton terharu sekaligus terperangah dengan bakat luar biasa tersebut.

Pesta ulang tahun selalu identic dengan kado-kado. Dalam perayaan 59 tahun YPAC ini LK ESQ Jatim memberikan kado berupa bingkisan sebanyak 75 untuk para guru, pegawai, dan para medis YPAC  Surabaya. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua LK ESQ Jatim bunda Yayuk dan diterima Wiwik Tedy Ketua Umum YPAC dan beberapa Pengurus yang lain.

Wiwik memberikan apresiasi khusus kepada LK ESQ Jatim, karena lembaga ini dinilai memiliki perhatian  yang lebih kepada Yayasan yang diasuhnya selama ini. Ibu yang tinggal di Dharmahusana Indah ini tak lupa juga mengetuk perhatian dan bantuan dari dermawan dan donatur lainya mengingat beban operasional Yayasan yang masih tidak sebanding dengan dana yang ada. Acara ditutup dengan penampilan band dan mengubah suasana kembali ceria. (choir)

Rambah 10 Desa Layanan Kesehatan Gratis Mobil Sehat PGN

BAKSOS : Foto bersama Kades, aparat dam dari PGN Sidoarjo usai Baksos di Balai Desa Balongbendo Krian Sidoarjo

Terasa semakin luas jangkauan dan manfaat yang diberikan dari layanan kesehatan gratis yang diberikan PGN dalam program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) bekerjasama dengan LK ESQ Jatim.  Dalam kurun waktu 3 bulan ini layanan pengobatan gratis sudah menjangkau 10 desa yang masuk area PGN Pasuruan dan PGN Sidoarjo.

dr. Supeni saat menyampaikan sambutan di acara Baksos Mobil Sehat PGN Desa Keboharan

Dalam setiap aksinya LK ESQ Jatim dibantu tim medis dari RS. Al-Irsyad Surabaya, sudah melaksanakan program ini selama 3 bulan yang dimulai dari bulan Desember dan sudah menjangkau sebanyak 10 desa. Adapun data penerima manfaat Mobil Sehat PGN ini sebagai berikut :

No

Nama Desa

Wilayah PGN Area

Pelaksanaan Kegiatan

Jumlah Warga/ Pasien

1. Wonokoyo Pasuruan

11/12/2014

87

2. Gununggangsir Pasuruan

16/12/2014

133

3. Balongbendo Sidoarjo

24/12/2014

155

4. Randupitu Pasuruan

15/01/2015

151

5. Sumbersuko Pasuruan

20/01/2015

183

6. Keboharan Pasuruan

29/01/2015

178

7. Banjartanggul Sidoarjo

5/02/2015

228

8. Betro Sidoarjo

10/01/2015

162

9. Cangkring Malang Pasuruan

17/02/2015

183

10. Raci Pasuruan

26/02/2015

173

Desa-desa penerima manfaat layanan kesehatan gtatis ini memberikan pelayanan ke warga sebanyak 1633 warga yang terbagi dari 10 dusun di wilayah Pasuruan dan Sidoarjo.